tentang air mata malam ini
teman dalam perjalanan pergiku
selamat telah menemukan yang baru semoga memang dia pilihanmu
semoga dia yang seperti inginmu
semoga dia yang bisa sedunia denganmu
maaf, ketika memilihku adalah kesalahan terbesar untukmu
tapi percayalah kehadiranmu dalam hidupku adalah pilihan Tuhan dengan alasan
hadirmu adalah anugerah dimana ada hikmah
ketika aku baru tahu tentang kekurang-kuranganku yang sempat membuatmu jengah
mengenalmu aku mengerti tentang kesalahan prioritas
setelah perpisahan itu, sepanjang hari, sepanjang bulan, pikiran dan hatiku selalu ada padamu
hingga aku lupa semua hal yang lain
aku terlalu besar menaruh harap agar kita kembali, hingga malam ini dan berkat kamu lagi
aku sadar bahwasanya penantian ini lebih baik disudahi
Terimakasih sekali lagi, telah mengajarkanku sabarnya penantian yang berujung keikhlasan
semogaku aku bisa sepertimu, bahagia tanpa ada kita
tak mudah menghilangkan perasaan ini, tapi biarlah ini urusanku dengan Tuhan
biarlah di sini aku memberi tahu, karena aku tahu tulisan ini tak akan pernah kamu baca
aku tak bisa memberimu rasa yang besar seperti dia yang sekarang ada di sisimu
tapi dalam doa setelah sholatku aku minta sama Tuhan, tolong jaga dia Tuhan orang yang pernah dan masih saya sayang, lancarkan segala urusannya Tuhan dalam perjalanan panjangnya,
mungkin kita akan selamanya menjadi orang asing, tapi tentangmu akan berkisah di sini
Salam Bahagia
sesi
No comments:
Post a Comment