lagi-lagi dingin
"hujan bulan desember" frasa puitis yang membuat suasana romantis
tapi tidak buatku
ini benar-benar desember kelam
keterpurukan yang hakiki
entahlah bahkan menulis catatan ini , fikiran dan hatiku sedang dalam kondisi tidak singkron
inilah bulanku bagaimana aku merasa benar-benar merasa sendiri
luka kemarin yang belum kering kini sudah dibasahi lagi dengan hujan desember, bukankah hal itu menambahkan sakit
aku ingin mengeluh kepada siapapun
yang dia hanya cukup mendengar tanpa bertanya hanya sekedar ingin tahu
yang jemarinya selalu menyeka air keluhku
yang pundaknya bersedia menerima sandaranku
yang ikhlas melepas waktunya hanya untuk mengusap dan menepuk bahuku
yang setiap dinginnya tak ia perdulikan, cukup mendekapku hangat
dia ada
tapi keberadaannya tak bisa ku rengkuh
dijauh dari pelupuk mata
hanya kehangatan semunya yang kadang kala hadir
dia datang bersama dingin dan kelamnya Desember
Sendiriku ada dia yang menginginkanku menanti..
Wednesday, 5 December 2018
Subscribe to:
Posts (Atom)
'tween you and me
almost 3 Years antara aku dengan kamu apa yang membuat kita bertahan selama ini dan semoga akan selalu tak jarang kita bertengkar, aku deng...
-
Haii februari adakah secercah kebahagian pada bagian darimu adakah kebahagian yang sebenarnya bukan yang semu yang sementara adakah yang ...
-
adakah yang lebih bermakna pada rasa kopi dengan paduan creamer berlebih kental, pahit dan manisnya pas diminum di sudut kedai kopi sed...
-
Aku kira kedatangan seseorang yang baru akan menambah warna baru dan melengkapi apa yang kurang. Ternyata salah, senyum miris yang pantas me...